Selasa, 13 Maret 2012

IMAM KE-12 SYIAH HANYA KHAYALAN

IMAM HASAN AL-ASKARI TERNYATA MANDUL
MENURUT KITAB-KITAB SYIAH
Oleh ust Izzuddin Al-Farid, Lc
Jika diasumsikan bahwa Imam ke-12 ini benar adanya, maka para ulama Syiah telah menyatakan di dalam kitab-kitab mereka bahwa seorang anak kecil tidak bisa disebut sebagai seorang imam. Hal ini dikarenakan usianya yang masih muda dan di belum memenuhi syarat-syarat menjadi seorang imam yang telah disebutkan oleh para ulama Syiah. Di antaranya : Telah aqil baligh, adil, bisa memimpin, dan menguasi ilmu-ilmu yang berkaitan dengan hukum Islam. (Lihat kitab Al-Hukuumah Al-Islaamiyyah karya Imam Khumaini, hal. 45-46).

Kitab-kitab Syiah telah menyatakan secara tegas bahwa Imam Hassan Al-Askari -Imam yang ke-11) itu tidak mempunyai anak, baik dari istrinya maupun selir-selirnya. Pada saat beliau wafat pada tahun 260 H., datanglah seluruh kerabatnya dan menemui seluruh isteri Imam Hasan. Ternyata mereka tidak menemukan dari mereka itu ada yang hamil, walaupun hanya seorang. Akhirnya seluruh kerabat Imam ini membagikan warisannya di antara ibunya dan seluruh saudara-saudaranya, yaitu Ja’far. (Lihat kitab Al-Kaafiyull Hujjah, jilid 1/505, kitab Al-Irsyaad Lil Mufiid, hal. 339, kitab Kasyful Ghummah, hal. 408, kitab Al-Fushuul Al-Muhimmah hal. 289, kitab Jalaa-ul Uyuun jilid 2/762 dan kitab A’laamul Wara karya Ath-Thabarsi hal. 377).

Sultan Persia pada saat itu pernah mengirim utusannya ke rumah Hasan Al-Askari untuk memeriksa istri-istrinya dan Jariyah-jariyahnya (budak yang digaulinya). Ternyata jelas lah baginya bahwa hasan Al-Askari itu memang tidak memiliki keturunan. (Al-Maqoolaat wal Firoq karya Al-Qummi hal. 102, dan kitab Al-Ghaibah karya AL-Thusi, hal. 74).

Oleh karena itu, Syaikh Syiah berkata, “Pada saat Imam Hasan Al-Askari masih hidup memang tidak mempunyai anak dan orang-orang pun tahu akan hal ini.” (kitab Al-Irsyaad, hal. 345, dan kitab A’lamul Wara karya Ath-Thabarsi hal. 380).

Akan tetapi orang-orang Syiah pada saat ini bersikeras atas keberadaan anak ini yang usinya telah melebihi usia nabi Nuh AS.
(Aneh bukan?)

Wasalam,
Ar-Risalah Institute

Tidak ada komentar:

Posting Komentar