Selasa, 13 Maret 2012

Mengungkap Kebrutalan Syiah di Tempat Suci

BENARKAH JEMAAH HAJI IRAN DIBANTAI DI MEKAH
25 TAHUN YANG LALU?
Oleh Ar-Risalah Institute


Berita dari Iran Indonesia Radio :

Jemaah Haji Iran Dibantai Militer Arab Saudi
25 tahun yang lalu, Tanggal 6 Dzulhijjah 1407 Hijriah, ratusan jemaah haji Iran gugur syahid akibat dibunuh oleh tentara-tentara Arab Saudi di kota Mekah. Pembantaian terhadap jemaah haji Iran ini dilakukan pada saat mereka sedang mengadakan demonstrasi damai yang disebut "Baraatul minal musyrikin" atau "pernyataan berlepas tangan dari kaum musyrikin."

Selain jemaah haji Iran, jemaah haji dari negara-negara lain juga turut serta dalam demonstrasi ini, antara lain dari Arab Saudi sendiri, Turki, Pakistan, India, Malaysia, Lebanon, Mesir, dan Nigeria. Menjelang jam enam sore, sekitar 150.000 peserta demonstran mulai berpawai dengan tertib sambil meneriakkan kalimat-kalimat syahadat, seruan bersatu umat Islam, dan seruan anti AS, Uni Soviet, dan Israel.
Baru sepuluh menit berjalan, pasukan militer Arab Saudi turun ke jalan dan menutup jalan-jalan. Ketegangan mulai terjadi, dan tiba-tiba, dari berbagai arah, para peserta pawai diserbu batu, botol, dan bata-bata bangunan. Para peserta pawai itu berusaha melarikan diri. Namun, mereka tidak berhasil karena dikepung oleh tentara-tentara Arab Saudi. Selain memukuli para jemaah, para tentara juga menghujani mereka dengan tembakan-tembakan.
Lebih dari 500 jemaah gugur syahid, lebih dari setengahnya kaum perempuan. Sebagian dari peserta demo yang gugur adalah warga negara selain Iran. Sebagian gugur karena tembakan, sebagian lainnya karena terinjak-injak atau terkena gas penyesak nafas. Lebih 4.700 jemaah lainnya luka-luka. (IRIB Indonesia)

JAWABAN DAN FAKTA SEBENARNYA:
Yang benar, setelah ashar hari Jumat, 6 Dzulhijjah 1407 H, jama’ah haji Iran melakukan demo di halaman Masjidil Haram mengangkat foto-foto Khumaini yang banyak dan besar-besar bahkan sebagian digantungkan di tiang-tiang, spanduk-spanduk, poster-poster, dan bendera-bendera. Mereka  membuat gaduh, membuat macet jalan,  mengganggu para jamaah haji dan penduduk Makkah dari keperluannya. Bagian depan dari demonstan menolak untuk berunding dan tetap  maju menuju Masjidil Haram.
Kekuatan keamanan Saudi berjaga-jaga di pinggir jalan melarang jamaah haji lain masuk ke arak-arakan orang syiah Iran itu, tapi orang Iran menyerang polisi dengan tongkat dan batu yang mereka bawa dan mereka sembunyikan dalam baju mereka, maka diperintahkanlah kekuatan keamanan Saudi untuk mengendalikan dan mengamankan keadaan. Saat ditangani mereka mundur dan demonstran jadi kacau sehingga berjatuhanlah puluhan wanita dan juga laki-laki lanjut usia terus terinjak-injak.
Para pendemo Iran itu membakar mobil dan sepeda milik Polisi Saudi,  bahkan berusaha membakar sebagian gedung. Saksi, bukti dan video menetapkan bahwa yang pertama kali melakukan pukulan dan penusukan adalah syiah Iran dengan pisau yang mereka bawa. Mereka menikamkan ke dada polisi dan warga.

Akibat dari keributan dan keonaran yang dilakukan oleh orang syiah Iran itu adalah: 402 orang wafat;  85 diantara mereka adalah polisi Saudi dan warga, 42 jamaah haji lain, 275 jamaah haji Iran yang melakukan demo, kebanyakan wanita. Adapun korban luka-luka mencapai 649 orang: 145 diantaranya polisi dan warga Saudi, 201 jamaah haji,  303 jamaah haji Iran. Sedangkan kerugian alat-alat: pembakaran 3 mobil, 3 sepeda milik pasukan keamanan polisi, pengrusakan puluhan mobil haji dan warga.

Silakan melihat video peristiwa itu di:
http://up.download-2.info/47613/Shiite-terrorism-bloody-pictures-and-video.html

(dari berbagai sumber)

Wasalam,


Ar-Risalah Institute



Tidak ada komentar:

Posting Komentar