Selasa, 13 Maret 2012

Syiah Menikam Ahlul Bait

APAKAH SYIAH PECINTA AHLUL BAIT ATAU SEBALIKNYA?
Oleh Ar-Risalah Institute

Orang-orang Syiah mengaku sebagai pecinta dan pengikut Rasulullah SAW dan Ahlul Bait. Akan tetapi, di dalam prakteknya, banyak sekali perbuatan-perbuatan yang dilakukan oleh orang-orang Syiah justru bertentangan dengan Sunnah Rasulullah SAW.

Misalnya saja Syaikh Idahram (disinyalir Syaikh Pro Syiah) di dalam bukunya yang menyesatkan dan tidak gentle itu sangat menyesalkan penghancuran kuburan keramat kaum Syiah dan menganggap menghancurkannya adalah kejahatan. Padahal hal tersebut adalah Sunnah Rasulullah SAW dan Ahlul Bait. Ini salah satu bukti bahwa sebenarnya Syiah itu tidak mengikut Ahlul Bait. Di halaman 136 penulis menyebutkan, “6. Meratakan kuburan para imam yang sangat dihormati kaum Syiah dan umat Islam dunia, khususnya di makam Al-Baqi`.
Jika benar penulis sebagai Ahlu Sunnah (atau benar-benar cinta Ahlul Bait), seharusnya penulis harus ingat dengan hadits Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang memerintahkan Ali Radhiallahu ‘Anhu untuk menghancurkan kuburan. Perintah ini tetap dilestarikan oleh khalifah Ali Radhiallahu ‘Anhu.
عَنْ أَبِى الْهَيَّاجِ الأَسَدِىِّ قَالَ قَالَ لِى عَلِىُّ بْنُ أَبِى طَالِبٍ أَلاَ أَبْعَثُكَ عَلَى مَا بَعَثَنِى عَلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَنْ لاَ تَدَعَ تِمْثَالاً إِلاَّ طَمَسْتَهُ وَلاَ قَبْرًا مُشْرِفًا إِلاَّ سَوَّيْتَهُ.) أخرجه مسلم.
“Dari Abul Hayyaj Al-Asadiy berkata, telah berkata kepada aku Ali bin Abi Thalib, “Maukah aku utus engkau kepada sesuatu yang aku diutus oleh Rasulullah SAW?” Yaitu janganlah engkau membiarkan sebuah patung, kecuali engkau harus merusak wajahnya dan janganlah engkau membiarkan sebuah kuburan yang disembah-sembah, kecuali engkau harus meratakannya dengan tanah.” (HR Muslim)

4 komentar:

  1. Kalau melihat judul Maling teriak maling, kenapa, firmanNya sudah jelas anatara "Perintah-Nya dan Harapan NabiNya" tapi Fakta Lapangan berlawanan, lihat bilangan yang ada pada Surat & Ayatnya [42] :[23] = 4+2+2+3=11, ternyata 11 dari 12 berhasil dibunuh oleh Abdurachman bin Muljam, Istri Imam Hasan al Mujtaba, atas perintah Muawiyah, dgn menaburi racun pada makanan suaminya, dan Umayyah dan Abasiyah, berhasil membunuh Imam Zainal Abidin s/d Imam Hasan ASKARI, Genocide via racun yang disediakan dalam makanan yang disajikan kpd mereka, apa yang akan kalian hujjahkan kpd kami akankah ini fitnah yang tak berdasar, siapa diantara kita adalah PENIPU dan PENDUSTA, untuk kelabui Umat :
    Rosul bersabda : Umatku akan pecah menjadi 73 dan hanya 1 yang akan masuk SURGA, Imam Ali as, bersabda , untuk melengakapi wkt ditanya : Apa Itu Sunnah, Bid'ah, Jamaah dan Firqoh, beliau as berkata :
    Demi Allah, SUNNAH adalah Sunnahnya Muhammad SAW, BID'AH adalah selain sunnahnya (Sepert : Yang mengatakan Nabi tidak punya Waris, lainnya Yang melarang Rosul memberikan Wasiat menjelang Wafatnya, dengan alasan lagi merancu, yang lainnya setelah FADAK disita oleh Negara, mk Khalifah berikutnya FADAK milik Negara diserahkan kepada Mantunya yang laki-laki, jadi dlm hal ini mana yang lebih BENAR dan UTAMA adalah Tindakan Para Sahabatnya dari pada Rosul sendiri, akankah kau katakan Para Sahabat More the best rather than Mohammed SAW, tambahan dari Penyunting), demi Allah, JAMAAH adalah sekelompok orang-orang yang mempertahankan KEBENARAN, kendati mereka itu SEDIKIT, dan FIRQOH adalah SEKELOMPOK ORANG-ORANG yang mempertahankan KEBATILAN dan mereka itu banyak. Firman-Nya : " Lebih BANYAK Manusia menuju KESESATAN" dan "Lebih sedikit Manusia yang BERSYUKUR"

    BalasHapus
  2. Imam Ali a.s, berkata :
    " Sesungguhnya awal terjadinya fitnah adalah hawa nafsu yg dituruti, dan hukum (yg diadaadakan)yg bertentangan dgn Kitab Allah. Sdng pelaksana hukumnya adalah seorang yg tdk berlandaskan kpd aturan agama Allah SWT. Seandainya KEBATILAN itu tdk bercampur dgn KEBENARAN. Dan seandainya KEBENARAN itu murni dari samarnya KEBATILAN, mk bungkamlah mulut-mulut penentangnya.
    Namun diambil SEBAGIAN dari KEBENARAN dan SEBAGIAN dari KEBATILAN, kemudian di campur aduk antara keduanya, dan di situlah SYEITAN mulai memperdaya para PENGIKUTNYA (Jelas sekali terlihat di Lapangan, peny.). Dan hanya orang-orang yg mendapatkan petunjuk ke arah KEBAIKAN dari Allah SWT yg akan selamat dari tipu daya.

    BalasHapus
  3. 1..Surat Muhammad bin Abu Bakar kepada Mu’awiyah:
    Bismillahirrahmanirrahim.
    Dari Muhammad bin Abu Bakar.
    Kepada si tersesat Mu’awiyah bin Shakhr.
    Salam kepada penyerah diri dan yang taat kepada Allah!
    Amma ba’du, sesungguhnya Allah SWT, dengan keagungan dan kekuasaan-Nya, mencipta makhluk¬Nya tanpa main¬main. Tiada celah kelemahan dalam kekuatan¬Nya. Tidak berhajat Ia terhadap hamba¬Nya. Ia mencipta mereka untuk mengabdi kepada¬Nya..2

    3..Ia menjadikan mereka orang yang tersesat atau orang yg lurus, orang yg malang dan orang yang beruntung.
    Kemudian, dari antara mereka, Ia Yang Mahatahu memilih dan mengkhususkan Muhammad saw dengan pengetahuan ¬Nya. Ia jualah yang memilih Muhammad saw berdasarkan ilmu¬Nya sendiri utk menyampaikan risalah¬Nya dan mengemban wahyu¬Nya. Ia mengutusnya sbg Rasul dan pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan....4
    5....Dan orang pertama yang menjawab dan mewakilinya, menaatinya, mengimaninya, membenarkannya, menyerahkan diri kepada Allah dan menerima Islam sebagai agamanya ¬adalah saudaranya dan misannya Ali bin Abi Thalib¬ yang membenarkan yang ghaib. Ali mengutamakannya dari semua kesayangannya, menjaganya pada setiap ketakutan, ...6
    7....membantunya dengan dirinya sendiri pada saat¬saat mengerikan, memerangi perangnya, berdamai demi perdamaiannya, melindungi Rasul dengan jiwa raganya siang maupun malam, menemaninya pada saat¬saat yang menggetarkan, kelaparan serta dihinakan. Jelas tiada yang setara dengannya dalam berjihad, tiada yang dapat menandinginya di antara para pengikut dan tiada yang mendekatinya dalam amal perbuatannya...8
    9...Dan saya heran melihat engkau hendak menandinginya! Engkau adalah engkau! Sejak awal Ali unggul dalam setiap kebajikan, paling tulus dalam niat, keturunannya paling bagus, isterinya adalah wanita utama, dan pamannya (Ja’far) Syahid di Perang Mu’tah. Dan seorang pamannya lagi (Hamzah) adalah penghulu para Syuhada perang Uhud, ayahnya adalah penyokong Rasul Allah saw dan isterinya..10
    11..Dan engkau adalah orang terlaknat, anak orang terkutuk. Tiada hentinya engkau dan ayahmu menghalangi jalan Rasul Allah saw. Kamu berdua berjihad untuk memadamkan nur Ilahi, dan kamu berdua melakukannya dengan menghasut dan menghimpun manusia, menggunakan kekayaan dan mempertengkarkan berbagai suku. Dalam keadaan demikian ayahmu mati. Dan
    engkau melanjutkan perbuatannya seperti itu pula...7.

    8...Dan saksi¬saksi perbuatan Anda adalah orang¬orang yang meminta-¬minta perlindungan Anda, yaitu dari kelompok musuh Rasul yang pemberontak, kelompok pemimpin¬pemimpin yang munafik dan pemecah belah dalam melawan Rasul Allah saw
    Sebaliknya sebagai saksi bagi Ali dengan keutamaannya yang terang dan keterdahuluannya (dalam Islam) adalah penolong¬penolongnya yang keutamaan mereka telah disebut dalam Al¬ Qur’an, yaitu kaum Muhajirin dan Anshar....9
    10..Dan mereka itu merupakan pasukan yang berada di sekitarnya dengan pedang¬pedang mereka dan siap menumpahkan darah mereka untuknya. Mereka melihat keutamaan pada dirinya yang patut ditaati, dan malapetaka bila mengingkarinya
    Maka mengapa, hai ahli neraka, engkau menyamakan dirimu dengan Ali, sedang dia adalah pewaris (warits ) dan pelaksana wasiat (Washi) Rasul Allah saw, ayah anak¬ anak (Rasul), pengikut pertama dan yang terakhir menyaksikan Rasul, teman berbincang, penyimpan rahasia dan serikat Rasul dalam urusannya....11

    12...Dan Rasul memberitahukan pekerjaan beliau kepadanya, sedang engkau adalah musuh dan
    anak dari musuh beliau. Tiada peduli keuntungan apa pun yang kau peroleh dari kefasikanmu di dunia ini dan bahkan Ibnu ’l¬Ash menghanyutkan engkau dalam kesesatanmu, akan tampak bhw waktumu berakhir sdh dan kelicikanmu tdk akan ampuh lagi...13

    14...Maka akan jadi jelas bagimu siapa yang akan memiliki masa depan yang mulia. Engkaut dak mempunyai harapan akan pertolongan Allah, yg tdk engkau pikirkan.
    Kepada¬Nya engkau berbuat licik. Allah menunggu untuk menghadangmu, tetapi kesombonganmu membuat engkau jauh dari Dia.
    Salam bagi orang yang mengikuti petunjuk yang benar...16

    BalasHapus
  4. 17...Jawaban Mu’awiyah kepada Muhammad bin Abu Bakar:
    Dari Mu ’awiyah bin Abu Sufyan.
    Kepada Pencerca ayahnya sendiri, Muhammad bin Abu Bakar .
    Salam kepada yang taat kepada Allah.
    Telah sampai kepadaku suratmu, yang menyebut Allah Yang Mahakuasa dan Nabi pilihan¬Nya dengan kata¬kata yang engkau rangkaikan. Pandanganmu lemah. Engkau mencerca ayahmu. Engkau menyebut hak Ibnu Abi Thalib dan keterdahuluan serta kekerabatannya dengan Nabi Allah saw dan bantuan serta pertolongannya kepada Nabi pada tiap keadaan genting..18

    19...Engkau juga berhujah dengan keutamaan orang lain dan bukan dengan keutamaanmu. Aneh,
    engkau malah mengalihkan keutamaanmu kepada orang lain.
    Di zaman Nabi saw, kami dan ayahmu telah melihat dan tidak memungkiri hak Ibnu Abi Thalib.
    Keutamaannya jauh di atas kami.

    Dan Allah SWT memilih dan mengutamakan Nabi sesuai janji¬Nya. Dan melalui Nabi Ia menyampaikan dakwah¬Nya dan memperoleh hujah¬Nya. Kemudian Allah mengambil Nabi ke sisi¬Nya..20
    21...Ayahmu dan Faruq¬nya (Umar ) adalah orang¬orang pertama yang merampas haknya (ibtazza). Hal ini diketahui umum.
    Kemudian mereka mengajak Ali membaiat Abu Bakar tetapi Ali menunda dan memperlambatnya. Mereka marah sekali dan bertindak kasar. Hasrat mereka bertambah besar. Akhirnya Ali membaiat Abu Bakar dan berdamai dengan mereka berdua.
    Mereka berdua tidak mengajak Ali dalam pemerintahan mereka...22

    23..Tidak juga mereka menyampaikan kepadanya rahasia mereka, sampai mereka berdua meninggal dan berakhirlah kekuasaan mereka
    Kemudian bangkitlah orang ketiga, yaitu Utsman yang menuruti tuntunan mereka. Kau dan temanmu berbicara tentang kerusakan ¬kerusakan yang dilakukan Utsman agar orang¬-orang yang berdosa di propinsi ¬propinsi mengembangkan maksud¬ maksud buruk terhadapnya dan engkau bangkit melawannya...24

    25..Engkau menunjukkan permusuhanmu kpdnya untuk mencapai keinginan-¬keinginanmu sendiri.
    Hai putra Abu Bakar, berhati¬hatilah atas apa yang engkau lakukan. Jangan menempatkan dirimu melebihi apa yang dapat engkau urusi. Engkau tidak akan dapat menemukan seseorang yang mempunyai kesabaran yang lebih besar dari gunung, yang tidak pernah menyerah kepada suatu peristiwa. Tak ada yang dapat menyamainya...26
    .27...Ayahmu bekerja sama dengan dia (Faruq/UBK) dan mengukuhkan kekuasaannya. Bila kamu katakan bahwa tindakanmu benar, (maka ketahuilah) ayahmulah yang mengambil alih kekuasaan ini dan kami menjadi sekutunya. Apabila ayahmu tidak melakukan hal ini, maka kami tidak akan sampai menentang anak Abu Thalib dan kami akan sudah menyerah kepadanya...28
    29..Tetapi kami melihat bahwa ayahmu memperlakukan dia seperti ini di hadapan kami, dan kami pun mengikutinya; maka cacat apa pun yang akan kau dapatkan, arahkanlah itu kepada ayahmu sendiri, atau berhentilah dari turut campur. Salam bagi dia yang kembali...30

    Serapih-rapihnya menyimpan bangkai, maka akhirnya ketangkap juga siapa yang melakukan MAKAR AWAL terhadap Pemegang Risalah Muhammad SAW. Peny.

    BalasHapus