Rabu, 28 Maret 2012

Terjemah Pidato Dubes Iran dalam Acara Maulid Nabi di Jakarta

Transkrip Terjemahan Pidato Dubes Iran
Dalam Acara Maulid Nabi Muhammad SAW
Tanggal 11 Februari 2012 di Gedung Smesco Jakarta.

Nabi SAW menyampaikan, ketika beliau diutus sebagai nabi, bahwa beliau adalah rahmat dan berkah untuk seluruh umat manusia. Beliaulah satu-satunya nabi yang dalam ayat Al Quran disebutkan, dan beliau mengutipkan ayat Al Qurannya, “diutus di tengah-tengah kalian seorang nabi. Penutup nabi dan rasul yang paling mulia di antara mereka dan manusia yang paling sempurna. Sesunguhnya engkau berada di atas singasana yang utama.“
Yang menarik, menurut beliau, ketika nabi SAW diangkat menjadi nabi kemudian diturunkan ayat-ayat, setelah beliau menyatakan diri sebagai nabi, kemudian diturunkan ayat-ayat yang berkenaan dengan kemuliaan Rasulullah SAW. Kita umumnya mengetahui bahwa, sebagaimana yang sering disampaikan, Al Quran turun di bulan suci Ramadhan.
Sebagaimana yang disampaikan dalam Al Quran surat Al Qadar yg beliau baca, bahwa Al Quran diturunkan pada malam yang utama di bulan yang agung, malam yang mengandung begitu banyak kemuliaan. Karena itu, sudah sepantasnya bagi kita, sewajarnya dan selayaknya bagi kita untuk memperingati kelahirahan nabi Muhammad SAW yang pada hati nabi diturunkan seluruh kemuliaan Al Quran, hati yang menyimpan seluruh firman-firman Tuhan. Nabi SAW adalah perantara bagi setiap orang yang beriman di antara kita dengan Allah SWT. Dari kelompok manapun kaum muslimin itu berasal baik Ahlus Sunnah maupun Ahlul Bait semua berusaha untuk meneladani dan mengikuti pelajaran karakter keutamaan akhlak Rasulullah SAW.
Persatuan umat Islam adalah sesuatu yang tidak diinginkan oleh musuh-musuh Islam. Di antara buah dan pesan dari kemenangan revolusi Islam di Iran oleh Imam Khomeini Ridwanulla Ta’ala Alaih adalah pesan beliau berulang-ulang untuk menekankan persatuan dan persaudaraan di antara kaum muslimin. Kita semua percaya bahwa Islam adalah risalah agama yang terakhir yang diturunkan oleh Allah SWT dan Islam lah yang membawa umat manusia ke dalam kebahagiaan. Dan Rasul SAW adalah utusan terakhir dari risalah ilahiyah.
Sebagai utusan yang terakhir dan dari agama yang terakhir maka pesannya  adalah agar semua umat manusia mengambil pelajaran dari teladan yang terakhir itu pada diri Rasulullah SAW dan ajaran-ajaran Al Quran. Persatuan itulah sesungguhnya adalah kekuatan yang sejati dari kaum muslimin. Itulah hasil dari ratusan tahun penelitian oleh para ulama, cendekiawan, bahkan juga mereka yang tidak beragama Islam, ketika mempelajari dan ingin tahu akar yang utama dari kekuatan kaum muslimin, mereka sampai pada kesimpulan : Persatuan di antara kaum muslimin. Meskipun ada topik khusus tentang Islam sebagai bentuk kegiatan politik yang ingin mendominasi dunia. Karena siapapun yang ingin mengelola dan mendominasi dunia ini harus berhadapan dengan berbagai tantangan yang berada di depannya. Tapi kata beliau, menurut pemahaman beliau, Islam adalah agama yg diturunkan sebagai rahmat untuk  alam semesta. Agama yang membantu diri kita untuk mengembangkan diri kita setinggi-tingginya berjalan mendekati kesempurnaan, meraih kesempurnaan menuju Allah SWT.
Dalam hadits Nabi SAW menyampaikan  kepada kita semua bahwa beliau datang dengan syariat yang sebetulnya gampang dan memudahkan. Begitulah seharusnya seorang muslim memandang agamanya. Baik itu untuk kesempurnaan dirinya maupun untuk mendatangkan kemaslahatan untuk umat manusia. Dalam ayat Al Quran dapat kita baca bahwa Nabi SAW adalah “dan orang-orang yg beriman bersamanya, tegas dan keras kepada orang-orang kafir. Dan saling pengasih (lembut) terhadap sesama mereka.” Ayat itu menunjukkan kepada kita bahwa tantangan terhadap agama rahmat dari Tuhan ini tidak akan pernah berakhir dan akan selalu kita hadapi. Beliau sangat bersyukur dan bahagia ditugaskan di sini sebagai duta besar di tengah-tengah bangsa yang sangat santun dan bangsa yang dikenal karena ketaatan peribadatannya dalam menjalankan agamanya. Beliau juga mengapresiasi bahwa kaum muslimin di Indonesia bisa hidup rukun damai satu sama lain dan punya tingkat toleransi yang sangat baik. Beliau berdoa semoga kaum muslimin Indonesia khususnya dan umat Islam di seluruh dunia dapat sama-sama berpegang pada tali Allah dengan teladan Rasulullah SAW menuju kesejahteraan di dunia dan di akhirat. Kita sekarang hidup di satu masa, satu zaman yang penuh dengan titik balik dan hal-hal yang sensitif.
Di berbagai dunia kita menyaksikan berbagai macam gerakan kebangkitan Islam di Timur Tengah dan Afrika Utara. Di negara-negara Arab dari timur dan barat semua menunjukkan pada kita bahwa manusia sedang berusaha dan tengah kembali kepada fitrah mereka yang mengajarkan mereka pada kasih sayang dan kesucian. Beliau yakin terutama khususnya untuk bangsa Indonesia sekiranya mereka tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama dan nilai-nilai tradisi yang dimiliki oleh bangsa ini bahwa bangsa ini akan berhasil menghadapi tantangan-tantangan terutama dari pihak-pihak asing. Semoga Allah SWT menganugrahkan kepada kita kemampuan untuk menjadi sebaik-baiknya pengikut yang berusaha meneladani Rasulullah SAW.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar