Senin, 30 April 2012

Lia Eden Keluarkan Fatwa untuk MUI

FATWA RUHUL KUDUS
KEPADA MAJELIS ULAMA INDONESIA


1.      Dalil Reinkarnasi :
  1. Surat Al Waqi’ah ayat 61-62 :

عَلَى اَنْ نُّبَدِّلَ اَمْثَالَكُمْ وَنُنْشِئَكُمْ فِيْ مَالاَتَعْلَمُوْنَ. وَلَقَدْ عَلِمْتُمُ النَّشْاَةَ اْلاُوْلَى فَلَوْلاَتَذَكَّرُوْنَ.

Untuk menggantikan kamu dengan orang-orang yang seperti kmau (di dunia) dan membangkitkan kamu kelak (di akhirat) dalam keadaaan yang tidak kamu ketahui. Dan sungguh, kemu telah tahu penciptaan yang pertama, mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?”
  1. Surat Ar Rum ayat 25-27 :
وَمِنْ اَيَتِهِ اَنْ تَقُوْمَ السَّمَاءُ وَاْلاَرْضُ بِاَمْرِهِ, ثُمَّاِذَادَعَاكُمْدَعْوَةً, مِّنَ اْلاَرْضِ اِذَا اَنْتُمْ تَخْرُجُوْنَ. وَلَهُ مَنْ فِى السَّمَوَتِ وَاْلاَرْضِ, كُلٌّ لَهُ قَانِتُوْنَ. وَهُوَالَّذِيْ يَبْدَؤُا الخَلْقَ ثُمَّ يُعِيْدُهُ وَهُوَ اَهْوَنُ عَلَيْهِ, وَلَهُ الْمَثَلُ اْلاَعْلَى فِى الَّمَوَتِ وَاْلاَرْضِ, وَهُوَ الْعَزِيْزُالَحَكِيْمُ.
Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah berdirinya lagit dan bumi dengan kehendak-Nya. Kemudian apabila Dia memanggil kamu sekali panggil dari bumi, seketika itu kamu keluar (dari kubur). Dan milik-Nya apa yang di langit dan di bumi. Semuanya hanya kepada-Nya tunduk. Dan Dia lah yang memulai penciptaan, kemudian mengulanginya kembali, dan itu lebih mudah bagi-Nya. Dia memiliki sifat yang Mahatinggi di langit dan di bumi. Dan Dialah yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.”


  1. Muhammad Abdur Rahman merupakan reinkarnasi dari nabi Muhammad (hal.17, 18 dan 28)
Catatan : dalam Islam tidak ada ajaran reinkarnasi. Lia menyimpangkan maksud ayat-ayat tersebut di atas.

2.      Menghalalkan Babi (hal.4 dan 31)
Catatan : Berarti membatalkan ayat Al-Qur`an yang mengharamkan babi (Al Maidah ayat 3). Fatwa Ruhul Kudus, halaman 31 : “wahai umat Islam, demi merujuk perdamaian untuk semua umat, telah pula Ku halalkan daging babi. Hal yang satu ini jangan kau bantah karena daging ternak kini sering dilanda wabah penyakit. Ketahuilah daging babi itu kini telah halal karena tak lagi Ku tiupkan ruh jahat kepada babi. Maka ia tak lagi berbahaya bagimu.”



3.             Allah memilih wanita untuk-Nya. (Fatwa Jibril versus Fatwa MUI hal.14) ini merupakan penghinaan terhadap Allah.

4.             Menyuruhnya memudahkan Al-Qur`an dengan bahasamu (versi Yusman Roi). (halaman 2 dan 19)
Surat Maryam ayat 97 :
Maka sungguh, telah kami mudahkan Al-Qur`an itu dengan bahasamu (Muhammad) agar dengan itu engkau dapat memberikan khabar gembira kepada orang-orang yang bertaqwa. Dan agar engkau dapat memberikan peringatan kepada keum yang membangkang.”

5.             Surat Al Imran ayat 35-36, ditujukan kepada keluarga bung Tomo.
“(Ingatlah), ketika istri Imran berkata : ‘Ya Tuhanku, sesungguhnya aku bernazar kepada-Mu, apa (janin) yang dalam kandunganku (kelak) menjadi hama yang mengabdi (kepada-Mu), maka terimalah (nazar itu) dariku. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui. Maka ketika melahirkannya, dia berkata : ‘Ya Tuhanku, aku telah melahirkan anak perempuan.’ Padahal Allah lebih tahu apa yang dia lahirkan, dan laki-laki tidak sama dengan perempuan. “Dan aku memberinya nama Maryam, da aku memohon perlindungan-Mu untuknya dan anak cucunya dari (gangguan) setan yang terkutuk”
Sesungguhnya nama Bung Tomo dan keluarganya telah kucantumkan dalam kitab suci ini, telah ku cantumkan namanya dahulu dalam surat Al Imran. Terkemukalah Bung Tomo sebagaimana terkemukanya Imran dahulu tertulis dalam surat Al Imran ayat 33.  Dengan tertulisnya Bung Tomo dan keluarganya di dalam kitab suci yang sedang kutuliskan sekarang ini, terpenuhilah janji Allah di dalam ayat tersebut.
Catatan : Ini sangat mengimpang dari maksut ayat tersebut.

6.             Menodai ajaran nabi Muhammad (ajaran Islam) –dengan pernyataan Lia yang berbunyi, “Para rasul diperintahkan Allah agar netral, tidak berafiliasi kepada satu agama apapun.” (hal.12)
Catatan : Nabi Muhammad diutus untuk menyampaikan agama Islam, sehingga dalam agama Islam ada yang disebut rukun Islam dan rukun Iman. Rukun Islam ada lima perkara dan rukun Iman ada enam perkara. Dalam ayar Al-Qur`an surat Al Maidah ayat 5 : “dan Aku ridho Islam menjadi agamamu.” Ayat tersebut berlaku hingga hari kiamat.

7.             Kerajaan Tuhan di Bumi berdasarkan ayat-ayat Al-Qur`an :
a.      Surat Al Insan ayat 20
dan apabila kamu-kamu melihat di sana (surga) niscaya kamu akan melihat berbagai acam kenikmatan dan kerajaan yang besar”
b.     Surat Al Jasiyah ayat 27
dan hanya kepunyaan Allah kerahaan langit dan bumi. Dn pada hari terjadinya lubang hitam, dan akan rugilah pada hari itu orang-orang yang mengerjakan kebathilan.
c.      Surat Al Zuhruf ayat 85
Dan Mahasuci (Allah) yang memiliki kerajaan langit dan bumi dan apa-apa yang ada di antara keduanya. Dan di sisi-Nya lah ilmu tentang hari kiamat, dan hanya kepada Allah lah kamu dikembalikan.”
d.     Surat Al Mu’min ayat 16
(yaitu) hari (ketika) mereka keluar, tiada sesuatupun dari keadaan mereka yang tersembunyi bagi Allah (lalu Allah berfirman): ‘kepunyaan siapakan kerajaan pada hari ini?’ kepunyaan Allah yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan.”
e.      Surat Al Furqan ayat 26
kerajaan yang haq pada hari itu adalah kepunyaan Tuhan Yang Maha Pemurah. Dan adakah (hari itu) satu hari yang penuh kesukaan bagi orang-orang yang ingkar.”
         Catatan : Ayat-ayat tersebut tidak satupun membenarkan adanya kerajaan Tuhan Eden di bumi. Dan mempergunakan ayat-ayat tersebut untuk mendirikan kerajaan Tuhan Eden di bumi adalah sangat menyimpang serta menyesatkan.

8.             Surat An Naba ayat 38-39 (yang diartikan Lia bahwa kaum Eden/Salamullah adalah representasi para malaikat)
Pada hari berdiri ruh (Jibril) dan malaikat-malaikat berbaris teratur, mereka tiada-tiada berkata-kata kecuali kepada siapa yang diizinkan oleh Yang Maha Pengasih dan Dia berkata benar. Itulah hari yang benar (pasti terjadi), maka barang siapa yang menghendaki (keselamatan) niscaya dia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya.”
Sesungguhnya, kaum Eden/Salamullah adalah representasi para malaikat yang bila mereka berbaris di jalanan membawa amanat-amanat-Nya, jadilah mereka itu seolah malaikat yang sedang berbaris. Mereka memang disucikan tanpa noda hingga kelak mereka berpindah kodrat menjadi malaikat. Sedangkan saat ini, merekalah yang menjelmakan para malaikat di kalangan manusia. Kini mereka tak diperkenankan Tuhan berbicara kepada siapapu kecuali kepada siapa yang diizinkan Tuhan. Karena mereka dimuliakan Tuhan. (hal.24)
Catatan : Tidak ada manusia yang bisa berubah menjadi malaikat karena manusia diciptakan dai tanah sedangkan malaikat dari cahaya, manusia makan dan minum, sedangkan malaikat tidak, manusia mempunyai hawa nafsu sedangkan malaikat tidak.

9.             Dari catatan harian naskah kitab kehidupan.
Tapi setelah dia (Lia) suci bersih, maka aku (malaikat) bisa menyatu dalam dirinya. Dan inilah saatnya aku menjelma menjadi manusia. Keadaan itu telah disebutkan di surat An Najm ayat 5-6 : “yang diajarkannya oleh (Jibril) yang sangat kuat. Yang mempunyai keteguhan, maka (Jibril itu) menampakkan diri dengan rupa yang asli (rupa yang bagus dan perkasa).”(hal.29)
Catatan : Ayat ini menjelaskan keadaan malaikat Jibril sewaktu menyampaikan wahyu Al-Qur`an kepada nabi Muhammad SAW. Sesatnya Lia berani mengakui bahwa ayat tersebut menjelaskan proses malaikat Jibril menjelma dalam diri Lia, seingga dia mengaku dirinya sekarang menjadi malaikat Jibril. Sungguh sangat menyimpang jauh, dan melecehan ayat Al-Qur`an dan malaikat Jibril. Sedangkan (hal.27-28) Lia mengatakan, “Jibril telah menjelma ke diri Lia dan Lia Aminuddin yang dahulu sudah tak ada lagi. Sosoknya dan kepribadiannya yang dahulu itu sudah tak ada lagi untuk selama-lamanya. Seakan dia yang dahulu itu telah mati. Dia kini milik Tuhan semata. Tidak terjamah oleh pihak manapun. Tak berafiliasi terhadap bangsa dan agama apapun. Tak terkecuali bangsa Indonesia dan agama Islam atau Kristen. Dia Patuh hanya kepada Tuhan, dan kebenaran yang terjadi.” Tapi mengapa Lia menggunakan ayat-ayat Al-Qur`an untuk mengatakan bahwa dirinya adalah malaikat? Sekali lagi ini adalah suatu penodaan agama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar