Minggu, 08 April 2012

Shalat Ali dan Fatimah Menurut Syiah

TATA CARA SHALAT ALI BIN ABI THALIB DAN FATHIMAH
MENURUT SYIAH
Oleh Ar-Risalah Institute

            Apakah Anda ingin tahu, bagaimana tuduhan Syiah terhadap Ali bin Abi Thalib dan Fatimah binti Rasulullah SAW? Mari kita perhatikan tuduhan Syiah terhadap Ali bin Abi Thalib dan Fatimah dalam hal tata cara shalat.

Kita ajukan pertanyaan, apakah mungkin mereka berdua melaksanakan shalat seperti yang diklaim oleh Syiah? Apakah mungkin mereka berdua melanggar tata cara shalat yang sudah diajarkan dan disyariatkan oleh Allah SWT dan Rasulullah SAW?
Ini lah buktinya bahwa Syiah telah menuduh mereka berdua melaksanakan tata cara shalat yang berbeda dengan tata cara shalat jumhur kaum muslimin/Ahlu Sunnah wal Jamaah :

1. Tata Cara Shalat Ali Bin Abi Thalib
“Syekh Thusi dan Sayid Ibnu Thawus ra meriwayatkan bahwa Imam Ja’far Shadiq as berkata, “Sesiapa di antara kalian melaksanakan shalat Amirul Mukminin as yang berjumlah 4 rakaat, niscaya ia akan terbersihkan dari dosa seperti ia baru lahir dari perut ibunya dan segala keperluannya akan dipenuhi. Pada setiap rakaat, bacalah surah al-Fatihah 1 kali dan surah al-Ikhlas 50 kali. Setelah selesai mengerjakannya, bacalah tasbih beliau berikut ini :
سُبْحَانَ مَنْ لَا تَبِيْدُ مَعَالِمُهُ، سُبْحَانَ مَنْ لَا تَنْقُصُ خَزَائِنُهُ، سُبْحَانَ مَنْ لَا اضْمِحْلَالَ لِفَخْرِهِ، سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنْفَدُ مَا عِنْدَهُ، سُبْحَانَ مَنْ لَا انْقِطَاعَ لِمُدَّتِهِ، سُبْحَانَ مَنْ لَا يُشَارِكُ أَحَدًا فِيْ أَمْرِهِ، سُبْحَانَ مَنْ لَا إِلَهَ غَيْرُهُ يَا اَللهُ نَفْسِيْ نَفْسِيْ، أَنَا عَبْدُكَ يَا سَيِّدَاهْ، أَنَا عَبْدُكَ بَيْنَ يَدَيْكَ.
“Mahasuci Zat yang tanda-tanda (kekuasaan-Nya) tak kan pernah sirna, Mahasuci Zat yang harta-Nya tak pernah berkurang, Mahasuci Zat yang kebanggaan-Nya tak pernah usang, Mahasuci Zat yang miliknya tak pernah habis, Mahasuci Zat yang masa-Nya tak kenal akhir, Mahasuci Zat yang tak pernah mengikutkan selain-Nya dalam segala urusan-Nya, Mahasuci Zat yang tiada Tuhan selain-Nya. Ya Allah, disiksa diriku, akulah hamba-Mu, duhai junjungan, akulah hamba-Mu yang kini berdiri di hadapan-Mu.” (Mafatih al-Jinan, Kunci-kunci Surga Jilid 1, karya Syekh Abbas Al-Qummi, Penerbit Al-Huda, cet. Ke-2 tahun 2009, hal. 152-153).

2. Tata cara shalat Fathimah binti Rasulullah SAW menurut Syiah
“Diriwayatkan bahwa Sayidah Fathimah az-Zahra as selalu melaksanakan shalat dua rakaat (di siang hari Jumat) yang telah diajarkan malaikat Jibril kepada beliau. Pada rakaat pertama setelah membaca surah al-Fatihah, beliau membaca surah al-Qadr 100 kali dan pada rakaat kedua setelah itu, membaca surah al-Ikhlas 100 kali. Setelah mengucapkan salam, beliau membaca doa berikut ini :
سُبْحَانَ ذِيْ الْعِزِّ الشَّامِخِ الْمُنِيْفِ، سُبْحَانَ ذِيْ الْجَلَالِ الْبَاذِخِ الْعَظِيْمِ، سُبْحَانَ ذِيْ الْمُلْكِ الْفَاخِرِ الْقَدِيْمِ، سُبْحَانَ مَنْ لَبِسَ الْبَهْجَةَ وَ الْجَمَالَ، سُبْحَانَ مَنْ تَرَدَّى بِالنُّوْرِ وَ الْوَقَارِ، سُبْحَانَ مَنْ يَرَى أَثَرَ النَّمْلِ فِيْ الصَّفَا، سُبْحَانَ مَنْ يَرَى وَقْعَ الطَّيْرِ فِيْ الْهَوَاءِ، سُبْحَانَ مَنْ هُوَ هَكَذَا وَ لَا هَكَذَا غَيْرُهُ.
“Mahasuci Zat Pemilik kemuliaan yang Tinggi. Mahasuci Zat pemilik keagungan yang agung. Mahasuci Zat Pemilik kerajaan Agung dan Azali. Mahasuci Zat yang berpakaian keindahan. Mahasuci Zat yang berselimut cahaya dan kewibawaan. Mahasuci Zat yang melihat bekas kaki semut di atas batu hitam yang keras. Mahasuci Zat yang melihat bekas burung (terbang) di udara. Mahasuci Zat yang memiliki sifat demikian, dan selain-Nya tidak memiliki sifat yang demikian.” (Mafatih al-Jinan, Kunci-kunci Surga Jilid 1, karya Syekh Abbas Al-Qummi, Penerbit Al-Huda, cet. Ke-2 tahun 2009, hal. 156).

Kami tidak tahu, shalat apakah yang dimaksudkan oleh Syiah di dalam buku Mafatih al-Jinan tersebut. Apakah shalat sunnah atau shalat wajib. Yang jelas, penulis tidak menjelaskannya. Kita harus waspada terhadap buku ini, sebab isinya adalah penyimpangan dari ajaran Islam yang benar.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar