Senin, 18 Juni 2012

Benarkah Syiah Sesat?



Akhir-akhir ini, kita selalu mendengar dan juga membaca artikel-artikel yang menunjukkan KESESATAN bahkan KEKAFIRAN Syi’ah. Dengan berbagai kejanggalan di dalamnya disajikan sedemikian rupa sehingga menarik kita untuk membacanya. Mulai dari nikah Mut’ah, Al-Qur`an palsu, menyembah selain ALLOH hingga mereka membuat KA’BAH tandingan…NAMUN, apakah semua ini benar???  Apakah semua ini benar-benar dilakukan oleh orang-orang Syi’ah? Berbagai tudingan tersebut, menarik perhatian seorang ikhwah yang ingin meneliti dan melihatnya secara langsung. Ikhwah tersebut lantas pergi ke berbagai negara dan juga tempat-tempat yang diduga menjadi markas orang-orang Syiah. Mulai dari Iran hingga Iraq…Inilah kesaksiannya yang ikhwah kirimkan melalui e-mail ke saya (www.aslibumiayu.wordpress.com).
Dalam hal syahadat, orang-orang Syiah mempunyai syahadat yang berbeda dengan syahadat kaum muslimin Ahlu Sunnah. Lihat syahadat Syiah di bawah ini! 
Inilah Syahadat Syiah: 
Laa ilaaha illallaah
Muhammadur Rasuulullaah
Ali Waliyyullaah
Khumaini Hujjatullaah


Apakah ini cara berjihadnya Syiah melawan Amerika dan Yahudi?  

Syiah membangun Ka'bah tandingan di Iraq. 

Ritual Ayura Syiah sama persis dengan ritual orang-orang Nasrani.  

Inilah tampang ulama Syiah.

Seorang Syiah mengecup kening tuannya, tentara Amerika.

Pertemanan antara Syiah (anak keturunan Abdullah bin Saba Al-Yahudi) 
dengan orang-orang Yahudi.

Orang-orang Syiah berdoa menghadap kuburan dan membelakangi Kiblat.

Imam Syiah nyeleneh; mencium anak kecil.

Mereka mengaku sebagai cucu dan cicit Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Dalam rangka mengenang fatwa Khumaini yang membolehkan mut’ah 
dengan anak yang masih menyusui.

Para pemakai surban berpesta rokok di majlis imam mereka, 
Al-Khu`ie untuk beristinbath hukum.

Kerjasama Syiah-Amerika membantai muslim Sunni Iraq.

Orang-orang Syiah sujud, berdoa dan bertabarruk kepada ahli kubur. 
Inilah perbuatan syirik yang biasa dilakukan oleh orang-orang Syiah. 

Kemesraan mereka dengan anak paman mereka, Yahudi!!!
  
Inilah aqidah Taqiyyah itu! 
 Presiden Iran selalu menonjolkan keislaman dan anti Amerika..padahal dia dengan Amerika adalah setali tiga uang. Baca tulisan Syiah dengan Amerika di blog ini. 

Semoga Allah menunjukkan kebenaran dan menghancurkan kesesatan.
Karena antara yang haq telah jelas dan yang bathil pasti binasa.
Kiriman dari ikhwah yang belajar di Yordania dan sekarang berada di Shan’a Yaman untuk melawan kekejaman Syi’ah di sana.
Dia meminta agar kaum muslimin Ahlu Sunnah wal Jama’ah di Indonesia membantu dengan berqunut nazilah.
Jazakumullahu khair, sumber: facebook.com
Sumber: www.aslibumiayu.wordpress.com 



16 komentar:

  1. Mari kita kembali kepada Al Quran dan Sunnah Rasulullah SWA pasti benarnya......

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku yakin apa yang kau ucapkan tidak satupun tertera dalam 6 kitab hadist Suiper Shahih, kalo saja anda punya salah satu saja semisal Kitab Shahih Buchori dan baca lembar per lembar, mk aku jamin engkau akan dapatkan "0" besar ttg "Al Qur'an wa sunnah", artinya anda sedang berdusta, ngomong tanpa membaca dulu, bila anda berhasil membongklar kitab orang lain tapi anda gagal memahami kebohongan yang dibuat oleh Para Pendusta Penulis Hadist,

      Hapus
    2. Janganlah kata-kata "Qur'an dan Sunnah" itu dijadikan Yel-Yel yang tak berguna, tanyalah kpd diri sendiri sudahkah Qur'an dibaca secara berkesinambungan, sudahkah anda memiliki Tafsir yang telah dibukukan oleh Para Ulam yang Old Fashion ataupun yang mutakhir, karena itu sesuai dengan FirmanNya via al Anbiya 7, dan at-Taubah 122, yang menjadikan Manusia menjadi 2 (dua) klasifikasi, yaitu Para Mujtahid dan Mukalid (Yang mengikuti mereka, mujtahid) dan sudahkah anda memiliki satu atau dua diantara 6 (enam) Kitab Hadis Shahih dan dibaca berkesinambungan dan berulang-ulang, nah setelah itu tugas anda adalah menjawab, pertanyaanku : Yang anda temui dalam Kitab Hadis Shahih tsb, apakah :

      1. Al Qur'an wa Sunnati atau,
      2. Al Qur'an wa ithrathi, mana yang benar, dan apa kesimpulan anda.

      Jadi ingat, kalau anda selalu katakan seperti diatas, sementara anda mengabaikan apa yang saya sarankan, maka jatuhnya adalah : Kaburo maqtan i'ndallahi an takuluu maa laa ta'lamuun. Tidakkah kau takut akan ancaman Tuhan ini, jadi sekali lagi hati-hati mengatakannya, kalau belum pernah melaksanakannya. Salam

      Hapus
  2. Mari jaga keluarga dan lingkungan dari Virus aliran sesat.
    jadikan Al Quran dan Sunnah Rasulullah SWA sebagai benteng pertahanan Aqidah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Al Quran dan Sunnah Rasulullah SAW, dimana anda dapatkan kata-kata ini ???, saya yakin anda tidak punya Kitab Hadist satu diantara 6 yang diakui oleh Sunni, bila anda punya dan benar-benar dibaca, maka anda akan kecele alias kecewa, bila demikian apa sikap anda thp Kitab Sahih tsb.

      Hapus
  3. Setelah mempelajari sendiri kitab2 ajaran Syiah, sudah jelas sekali sesatnya (banyak pertentangan dengan Quran, hadist dan akal sehat), dan ajaran Syiah sendiri juga membingungkan.

    Sampai saat ini, fitnah terbesar setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW terhadap Islam adalah Syiah. Syiah mencoba merobek agama Islam dari dalam.

    Setuju, mari kembali ke Quran dan Hadist. Mari kita jaga diri kita, keluarga dan saudara kita yang lainnya dari ajaran SYIAH yang SESAT ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anda mampu mengkaji Kitab-Kitab Non Sunni, tapi anda tidak menyadari keanehan didlm Kitab-kitab Sunni, pekerjaan yang mudah adalah buktikan hadias ttg "Al Qur;an wa sunnah" ada di Kitab Hadis Shahih yang mana jilid brp, halaman brp dan No. berapa, pasti Anda akan kecewa menemukannnya. Dan kenapa dari 6 Kitab Hadis Super Shahih tidak ada satupun yang tersambung ke Imam Ali, Hasan, Husein dan Fatimah az Zahra. Secara tdk langsung anda dan sebagian besar Umat Islam ini sedang berjamaah untuk mengatakan Rosul Gagal mendidik Keluarganya, setujukah anda dengan ucapan saya ini, bila tidak, tahukah anda apa penyebabnya, siapakah yang sedang melakukan PENIPUAN kpd Umat??? Jawablah wahai MUKMIN SEJATI????

      Hapus
    2. Kamu baca lagi tafsir AL-Qur'an yg menafsirkan dgn cr terbaik lalu Kitab Hadits semacam Fathul Baari' atau Bulughul Maram disitu banyak Hadits yg tersambung ke Imam Ali dan keturunannya RA misal :
      "Rasulullah mengharamkan pada perang Khaibar daging keledai jinak dan nikah mut’ah"

      Maaf, mungkin kamu yg sedang mengalami penipuan terhadap umat kembalilah ke jalan yg benar...

      Hapus
  4. belum tentu benar itu suatu kebenaran.....ada kebenaran di balik kebenaran itu....!!!!!

    hanya perlu dikaji untuk mencari kebenaran hakiki !!!!!!


    al_qurana turun karena adanya sebab !!!
    Hadis ada sebagai penjelas dari bahasa al_quran yang "tinggi" !!
    akal manusia di adakan biar bisa mengkaji !!!!!!

    BalasHapus
  5. disebabkan puak2 syiah..habis semua non muslim memandang rendah kepada islam yang sebenarnya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salah justru al Qaedalah yang merupakan hasil akhir dari SUNNI adalah perusak citra kepada Islam, Hizbullah pd tahun 1988 berhasil menghancurkan 243 Marinir tentara Syayatin Kabir ke Akhirat di campnya sendiri di Libanon dengan ledakan Jeep Bom Bunuh Diri hanya seorang tanpa adanya Korban Sipil, sementara Al Qaeda beraninya membunuh orang-orang yang tak bersenjata, ini namanya PECUNDANG, mana ada SURGA dibeli dengan membunuh yang Qur'an, KIblat & Nabinya sama. Berpikir jernihlah kawan agar x an lebih cerdas ;lagi.

      Hapus
  6. Salah satu Wasiat dari 99 Wasiat Imam Ja’far Shodik (Imam ke 6) ”Lentera Ilahi”, PENGAKUAN ATAS PARA IMAM, hal 97.
    Diriwayatkan melalui serangkaian perawi yang dapat dipercaya dari Salman Al-Farisi :” Aku mengunjungi Rasullullah yang memandang kepadaku dan berkata, ’Wahai Salman, Allah tidak mengirimkan seorang nabi atau rasul kecuali Allah menyertakan mereka dengan dua belas sahabat utama.’ ’Wahai Rasulullah, aku mengetahui hal ini dari orang-orang pemeluk dua kitab sebelumnya.’
    ’Wahai Salman, tahukah kamu siapa kedua belas sahabat utamaku, yang telah dipilih oleh Allah untuk menjadi pemimpin setelahku?’
    ’Allah dan Rasul-Nya yang paling tahu.’ ’ Wahai Salman, Allah telah menciptakan aku dari inti cahaya, dan memanggilku, maka aku mematuhi-Nya. Kemudian Dia menciptakan ’Ali dari cahayaku, dan memanggilnya, dan dia patuh. Dariku, ’Ali dan Fatimah, Dia menciptakan Al-Hasan dan Al-Husayn. Dia memanggil mereka dan mereka mematuhi-Nya. Tuhan telah menamai kami dengan lima dari nama-namaNy: Tuhan adalah Al-Mahmud (Yang Terpuji) dan aku Muhammad (patut dipuji); Tuhan adalah Al-’Ali (Yang Tinggi), dan inilah ’Ali (yang berasal dari peringat tertinggi), Tuhan itu Al-Fathir (Pencipta dari sesuatu yang tiada), dan inilah Fatimah; Tuhan itu adalah Yang Esa dengan Ihsan-Nyas (sifat dermawan), dan inilah Hasan; Tuhan itu Muhsin (Yang Melakukan Kebajikan), dan inilah Husayn. Dia menciptakan sembilan Imam dari cahaya Al-Husayn dan memanggil mereka dan mereka mematuhi-Nya, sebelum Tuhan menciptakan langit di ketinggian, bumi yang luas, udara, para malaikat atau manusia. Kami adalah cahaya-cahaya yang memuliakan Dia, mendengarkan-Nya dan mematuhi-Nya.
    ’Wahai Rasulullah, semoga ayah dan ibuku menjadi tebusan bagimu!’ Apa yang akan diterima oleh seseorang yang mengakui semua mereka itu sebagaimana seharusnya?’.
    Wahai Salman, barang siapa mengakui mereka sebagaimana seharusnya, dan mengikuti contoh-contoh mereka, bersahabat dengan mereka dan terbebas dari musuh-musuh mereka, demi Allah, ia menjadi salah satu dari kami. Ia akan kembali ke tempat kami kembali, dan ia akan berada di tempat kami berada!’
    ’Wahai Rasulullah, adakah keyakinan tanpa pengetahuan tentang nama-nama dan silsilah mereka?’
    ’Tidak, Salman,
    ’Rasulullah, di mana aku akan menemukan mereka?’
    ’Engkau telah mengenal Al-Husayn; kemudian akan hadir guru dari ahli ibadah, ’Ali ibnu Husayn (Zayn Al-Abidin); kemudian putranya Muhammad ibn ’Ali, pencari pengetahuan para nabi dan rasul yang terdahulu dan terkemudian (Al-Baqir), kemudian Ja’far ibn Muhammad, lidah yang benar dari Tuhan (Ash-Shadiq); kemudian Musa ibn Ja’far, orang yang memadamkan kemarahannya melalui kesabaran dalam keyakinan kepada Tuhan (Al-Kazim); kemudian ’Ali ibn Musa, yang puas dengan rahasia dari Tuhan (Ar-Ridha); kemudian Muhammad ibn ’Ali, yang terpilih dari antara mahluk-mahluk Tuhan (Al-Muhtar); kemudian ’Ali ibn Muhammad, penuntun ke jalan Tuhan (Al-Hadi); selanjutnya Al-Hasan putra ’Ali, pelindung yang pendiam dan terpercaya atas rahasia Tuhan (Al-Askari); lalu mim ha’ mim dal (Muhammad), yang dipanggil Ibn Al-Hasan, sang penyair yang menegakkan Hak Tuhan’.”

    BalasHapus
  7. Salman berkata, ”Aku meratap. Kemudian aku melanjutkan.
    ’Wahai Rasulullah, biarlah umurku ditangguhkan sampai tiba masa hidup mereka!’
    ”Beliau berkata, Wahai Salman, bacalah ini :
    Lalu manakala datang waktunya untuk menghukum kesalahanmu sebagaimana diperingatkan, Kami kirimkan kepada kalian para abdi Kami yang mempunyai angkatan perang yang amat kuat untuk menyerbu keseluruh negerimu. Itulah peringatan yang amat kuat untuk menyerbu keseluruh pelosok negerimu. Itulah peringatan yang berlaku! Kemudian Kami beri giliran kepada kalian untuk memukul mereka kembali dengan Kami tingkatkan bantuan dana dan daya manusia beranak-pianak untuk kalian. Bahkan Kami jadikan bangsa yang mempunyai angkatan bersenjata yang terbesar (QS Al-Isra’ [17]: 5-6). (Perhatikanlah Wahai Mukmin sejati, Negara mana yang Rasul maksudkan, mungkinkah kita masih bisa menyaksikannya, sudah ada, tergantung cara pandang masing-masingnya, wallahu’alam).
    ”Aku meratap semakin keras,” kata Salman, ”Dan kerinduanku semakin besar. Aku berkata,
    ’Wahai Rasulullah, apakah itu janji darimu?’
    ’Ya, demi Yang Esa yang mengirimkan aku dan memercayakan kepadaku pesan itu; itu adalah janji dariku dan dari ’Ali, Fatimah , Al-Hasan, Al-Husein, dan dari sembilan Imam yang diturunkan dari anak-anak Husein, kepadamu dan kepada mereka yang bersama dengan kita, dan orang-orang golongan kita yang diperlakukan tidak adil. Barang siapa benar-benar tulus dalam keyakinannya, maka demi Allah, Salman, biarkan Iblis dan bala tentaranya datang. Barang siapa yang ingkar akan dihukum dengan pembalasan, siksaan dan warisan (yaitu oleh yang lain-lainnya dan bukan mereka). Tuhanmu tidak akan berlaku tidak adil kepada siapapun. Kitalah yang dimaksudkan dalam ayat ini ;
    Dan Kami hendak memberi karunia kepada mereka yang tertindas di Negeri itu, hendak menjadikan mereka pemimpin, dan sekaligus menjadi pewaris. Lagi pula Kami hendak mengukuhkan kedudukan mereka di negeri itu, dan akan Kami perlihatkan kepada Fir’aun dan Haman serta bala tentaranya, apa yang mereka khawatirkan selama ini. (QS Al-Qashaah [28]: 5-6).

    BalasHapus
  8. Jagalah shalatmu, ketika kau kehilangannya, kau akan kehilangan yang lainnya

    BalasHapus
  9. dimana kebenaran rukun islam yang asas bagi kamu ni...
    di mana juga rukun iman yang asas bagi kamu...??

    BalasHapus
  10. Adakah membunuh sesama islam,... benar?
    bersekongkol dengan yahudi menyakiti islam,...benar?
    menyakit kan diri sendiri....mengikut ritual yahudi benar..?
    mengunakan alasan mutaah dengan sewenang2nye?
    saya bersyukur kerana masih dapat berfikir waras.....

    BalasHapus