Jumat, 22 Juni 2012

Duhai Andalusia...

Andalusia, Hilangnya Negeri yang Menakjubkan

Jatuhnya Andalusia bukan saja hilangnya sebuah wilayah yang telah dikuasai selama berabad-abad, namun juga hilangnya agama, entitas budaya, dan peradaban. Kejatuhan Andalus merupakan pengalaman terpahit kaum Muslimin dalam sejarah. Ketika Andalus jatuh ke tangan Ratu Isabela dan raja ferdinand, orang-orang Katolik di Andalus melakukan pembersihan agama dalam bentuk ujian keimanan atau inquisisi (Mahkamah al- TaftisĂ®). Mereka memaksa orang-orang Islam dan Yahudi pindah ke agama Kristen, jika tidak mereka akan membunuhnya dengan alat-alat siksaan secara keji. Dalam rangka menyelamatkan iman ini, tidak sedikit kaum Muslimin dan orang-orang Yahudi melakukan eksodus ke Afrika Utara dan wilayah Ottoman (Turki). Setelah itu orang-orang Katolik berusaha menghilangkan simbol-simbol agama dan peradaban yang telah berabad-abad bercokol di Andalus. Masjid-masjid dan Synagog diubah menjadi gereja; buku-buku agama, ilmiah, dan filsafat dibakar di tanah-tanah lapang.  



Para sejarawan modern mengatakan bahwa jaman Inquisi ini merupakan sisi gelap sejarah gereja yang pernah terjadi di Eropa.



Gambar diatas adalah Interior Masjid Kordoba atau mezquita, peninggalan dari Al-Andalus yang kini dijadikan katedral Katolik Roma.
Sebuah halaman Al-Qur’an dengan penulisan yang dikembangkan di Al-Andalus, abad ke-12.
Lukisan dari peralatan kedokteran pada masa Al-Andalus.
Kekhalifahan Kordoba c. 1000 pada masa kejayaan Al-Mansur.

Animasi Reconquista, yaitu penaklukkan kerajaan Kristen terhadap semenanjung Iberia dari tahun ke tahun.
Kekhalifahan terpecah menjadi negara-negara kecil (taifa) pada 1031.
Sumber:Facebook Ahmad Fajar Qomarudin & http://id.wikipedia.org/wiki/Al-Andalus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar