Minggu, 17 Juni 2012

Pangeran Mahkota Arab Saudi Wafat

Lagi, Pangeran Mahkota Arab Saudi Meninggal Dunia
Posted by KabarNet pada 16/06/2012
Jenewa – KabarNet: Arab Saudi tengah berduka. Pangeran Nayef bin Abdulaziz Al-Saud meninggal dunia dalam usia 78 tahun. Dia adalah calon pemangku tahta kerajaan berikutnya. Nayef wafat di Jenewa, Swiss. Kabar ini dipastikan oleh laporan televisi kerajaan Arab Saudi. Nayef sudah berada di Swiss sejak bulan Mei lalu untuk menjalani perawatan medis.

Nayef juga sebagai Kepala Kementerian Menteri Dalam Negeri Arab Saudi sejak tahun 1975. Pada Oktober tahun lalu, dia ditetapkan sebagai Pangeran Mahkota menggantikan kakaknya yang terlebih dulu meninggal dunia, Pangeran Sultan. Menurut pernyataan saudara tirinya Raja Abdullah, sang pangeran akan dimakamkan besok pada hari Ahad malam hari. Demikian KabarNet merilis berita langsung dari pemerintahan Arab Saudi, Sabtu (16/6/2012). Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari kerajaan Arab Saudi terkait penyakit yang di derita Nayef. Sekitar dua minggu lalu, saudaranya Pangeran Ahmad bin Abdulaziz, menyatakan bahwa Pangeran Mahkota berada dalam “kondisi sehat” dan ia akan “segera” kembali ke kerajaan.

Atas wafatnya Nayef, Raja Abdullah harus segera memilih pewaris baru untuk kedua kalinya dalam sembilan bulan terakhir. Menurut Khaled al-Maeena, pemimpin redaksi dari Saudi Gazette, bahwa pengumuman pengganti Nayef akan segera dipublikasikan setelah tiga hari pertama. Kemungkinan besar yang menjadi pengganti Nayef adalah Menteri Pertahanan Pangeran Salman yang sudah berusia 76. Ia sebagai pangeran yang paling senior di jajaran kerajaan Arab Saudi. Nayef, Raja Abdullah dan Salman adalah saudara dari 40 anak pendiri Kerajaan Arab Saudi, Abdulaziz bin Saud pada tahun 1935. Salman menjadi Menteri Pertahanan pada November dan telah menjabat sebagai Gubernur Riyadh selama lima dekade.

Sebelumnya, Pangeran Mahkota Arab Saudi, Sultan bin Abdul Aziz, meninggal pada usia sekitar 81 di sebuah rumah sakit New York. Pangeran Sultan meninggal dalam kunjungannya ke Amerika Serikat untuk pengobatan. [KbrNet/Slm]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar