Rabu, 29 Agustus 2012

Penodaan Agama Lia Eden (sebelum ditangkap)

PENODAAN LIA EDEN TERHADAP  AGAMA ISLAM
(Oleh D. M. Tasdik, Lc)

Dalam Risalah Tahta Suci Kerajaan Tuhan Eden yang berjudul “Fatwa RUHUL KUDUS pada MAJELIS ULAMA INDONESIA, perihal Shalat Dua Bahasa di Pesantren I’tikaf Ngaji Lelaku” dan Demi Perdamaian Babi Tak Haram Lagi, serta buku Menembus Gelap Menuju Terang, yang berisi Pencantuman Foto Bupati di dalam Al Qur’an, Perkawinan antar Agama, Korupsi di KPU Reinkarnasi, dan Surga di Dunia. Semua itu diklaim berisi Fatwa-fatwa Tuhan dan Ruhul Kudus, yang diedarkan pada tanggal 07 Juni 2005, terdapat berbagai fakta penyimpangan dan penodaan agama (Islam), di antaranya:

I.       Pengakuan diri sebagai Penjelmaan dari Malaikat Jibril.

1.1.   “Jibril telah menjelma ke diri Lia, dan Lia Aminuddin yang dahulu itu sudah tak ada lagi. Sosoknya dan kepribadiannya yang dahulu itu sudah tak ada lagi untuk selama-lamanya. Seakan dia yang dulu itu telah mati. Dia kini milik Tuhan semata. Tak terjamah oleh pihak manapun. Tak berafiliasi terhadap bangsa dan agama apapun, tak terkecuali bangsa Indonesia dan agama Islam atau Kristen. Dia patuh hanya kepada Tuhan dan kebenaran yang terjadi. Itulah kebenaran yang ingin dimaklumatkan, melalui kebohongan yang disengaja. Aku hanya mempergunakan kalimat tidak langsung”.

(Dari Catatan Harian Naskah Kitab Kehidupan, halaman 28)

1.2.   “Aku kan bukan nabi, aku kan malaikat”. (Fatwa Ruhul Kudus, halaman 6).
1.3.   “Lia Eden sossokku.” (Fatwa Ruhul Kudus, halaman 6).
1.4.   “Jadi, kapankah ayat-ayat al Baqarah (tentang orang yang jadi musuh Jibril, red.) ini dipergunakan bila bukannya berguna untuk masa kini?” (Fatwa Ruhul Kudus, halaman 6).

Lia Eden dan Gus Dur

KUTIPAN :
(ditulis oleh ust. D.M. Tasdiq, Lc, MA)

WAHYU YANG DITURUNKAN KEPADA LIA AMINUDIN
Tentang GUS DUR [1]


Atas nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Salam Keselamatan dari Allah

Inilah jawaban Allah untuk bangsa Indonesia. Aku, jibril, Ruhul Kudus, yang menyampaikan jawaban Allah ini. Bacalah maklumat ini karena ini penting bagi bangsa Indonesia, walaupun sebagaian terbesar bangsa Indonesia telah menolak kedatanganku karena aku tak dipatutkan tampil lagi setelah menyampaikan ajaran Islam. Aku pun hamba Allah dan hanya menyembah kepada Allah. Mengapa Anda segan menyatakan kehadiranku, tabukah atau tak patutkah? Namun patutkah Allah dibatasi kehendak-Nya dan kewenangan-Nya? Adakah masalah bangsa Indonesia saat ini belum dipatutkan dikunjungi rasul Allah? Sungguh aku diberi kewenangan Allah untuk mengurusimu. Masih maukah kamu diurusi oleh jin?

MEMBANTAI UMAT MANUSIA TANPA HAQ ADALAH DOSA BESAR


MEMBANTAI UMAT ISLAM ADALAH DOSA BESAR
Oleh Abu Fatimah, Lc

Pembantaian massif (banyak; ratusan orang sampai ribuan dan jutaan orang), mengucurkan darah, dan pembunuhan tanpa alasan yang dibenarkan adalah dosa yang sangat besar yang akan pertama kali dimintai pertanggungjawabannya oleh Allah ‘Azza wa Jalla.
‘Abdullâh bin Mas’ûd RA berkata bahwasanya Rasulullah SAW telah bersabda tentang besarnya dosa dari perbuatan mengucurkan darah (pembunuhan),
أَوَّلُ مَا يُقْضَى بَيْنَ النَّاسِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فِيْ الدِّمَاءِ.
“Sesungguhnya perkara yang pertama kali diputuskan di antara umat manusia pada hari Kiamat adalah pada kasus darah (pembunuhan).” (HR Al-Bukhari).
Juga ‘Abdullâh bin ‘Umar RA berkata bahwa Rasulullah SAW memperingatkan konsekwensi buruk dari perkelahian yang bisa berakibat pada pembunuhan,
إِنَّ مِنْ وَرَطَاتِ الأُمُوْرِ الَّتِيْ لاَ مَخْرَجَ لِمَنْ أَوْقَعَ نَفْسَهُ فِيْهَا سَفْكَ الدَّمِ الْحَرَامِ بِغَيْرِ حِلِّهِ.
“Sesungguhnya di antara perkara yang sangat serius dan tidak memiliki jalan keluar yaitu bagi orang yang menjerumuskan dirinya pada pembunuhan dengan tidak benar.” (HR Al-Bukhari).

Senin, 27 Agustus 2012

Dakwah Islam di Indonesia dan Masalah WNI Keturunan China

UNDANG-UNDANG TENTANG  WNI  KETURUNAN CINA DAN DAKWAH ISLAM
(oleh Hoedaifah Koeddah dan diupload oleh Abu Fatimah, Lc)

www.arrisalah-institute.blogspot.com Pada tahun 1952, Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno di depan Parlemen waktu itu pernah menguraikan tentang Rancangan Undang-Undang Warga Negara. Beliau mengusulkan RUU tersebut dengan tujuan :
  1. Menghapuskan UU Kewarganegaraan warisan kolonial Belanda
  2. Undang-Undang yang baru ini memberikan status yang sama terhadap seluruh warga negara tanpa melihat asal usulnya.
  3. Diharapkan UU baru ini akan mendorong dan mempercepat PEMBAURAN.
  4. Terhadap Golongan Turunan Arab, yang nyatanya telah membaur diberlakukan ”STELSEL PASIF ”artinya; Selama tiga/enam bulan UU ini berlaku efektiv dan mereka tidak menolaknya, maka secara otomatis mereka akan menjadi WNI tanpa harus mengajukan permohonan untuk menjadi Warga Negara Indonesia.  

Fatwa Sesat MUI Kuningan terhadap Ajaran Zubaidi Djawahir



Mohon maaf untuk saudara-saudara para pengikut ajaran Millah Ibrahim dari Kuningan pimpinan Zubaidi Djawahir...kami dari Ar-Risalah Institute hanya mengingatkan, kembalilah ke jalan yang benar...inilah fatwa sesat dari MUI Kuningan...jika kurang puas, silahkan hubungi MUI Kuningan...Mohon maaf jika gambarnya kecil, karena harus dikecilkan....insya Alloh mau diketik ulang, sehingga teksnya terbaca.

Sekian, terimakasih. 

Minggu, 26 Agustus 2012

Mungkinkah Non-Muslim Menguasai Jakarta?
Shodiq Ramadhan | Selasa, 14 Agustus 2012 | 17:28:10 WIB | Hits: 1641 | 13  
oleh KH Muhammad Al Khaththath
Sekjen FUI

Pagi itu Kamis, 19 Juli 2012, ruang bawah Islamic Center Jakarta dipenuhi para alim ulama, ustadz, mubaligh, muslimat, dan aktivis berbagai lembaga Islam se-Jakarta Utara yang menghadiri undangan MUI Jakarta Utara. Dari ekspresi mereka tampak kegalauan bercampur rasa tidak puas dan suasana meledak-ledak untuk menjaga harta mereka yang paling berharga di Jakarta, yakni kekuasaan untuk menjaga aqidah.  
 

Konsultasi Islami

Bolehkah Berzakat Kepada Kerabat?
Shodiq Ramadhan | Kamis, 09 Agustus 2012 | 12:48:49 WIB | Hits: 745 | 0 Komentar

Diasuh oleh:
Ust. Muhammad Muafa, M.Pd
Pengasuh Pondok Pesantren IRTAQI,Malang-Jawa Timur
Pertanyaan Kirim Ke: redaksi@suara-islam.com

Assalammualaikum Wr Wb.

Saya ingin mendapatkan penjelasan mengenai Zakat. Saya ingin berzakat kepada kerabat sendiri, siapa saja yang bisa menerima Zakat tersebut?. Saya ingin berzakat  kepada kakak ipar laki-laki dari Istri saya, apakah bisa?. Saya ingin berzakat  kepada kakak kandung yang kelilit utang, apakah juga boleh kepada anak-anaknya (keponakan saya sendiri). Demikian terima kasih banyak atas perhatiannya. Wassalam.

Ijazah dari LDII

Inilah salah satu contoh ijazah yang dikeluarkan oleh pihak LDII yang menyatakan bahwa siswa yang tertera namanya di ijazah tersebut telah lulus dan telah mempelajari hadits secara manqul dan bersanad.

Masih Tentang LDII

LDII Menipu Jama’ahnya
dan Menghina Umat dengan Ucapan Sangat Jorok
(oleh: Arief Junaed, dkk) 

Bukan LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) kalau Imamnya tidak berkata-kata jorok lagi sangat porno. Namun, bagaimana jadinya ketika ucapan jorok lagi sangat porno itu dinisbatkan untuk menghina jama’ah-jama’ah selain jama’ah LDII. Contohnya adalah ungkapan nasehat Imam LDII dalam acara resmi yang mereka sebut  CAI (Cinta Alam Indonesia). CAI adalah acara camping (perkemahan) muda-mudi LDII yang biasanya diikuti ribuan orang secara nasional bahkan dari negara-negara tetangga.
Kata-kata jorok Imam LDII dan penghinaan terhadap umat Islam itu disampaikan dalam acara CAI 2000 di Wonosalam (perkebunan teh milik LDII seluas 200-an hektar) di wilayah Jombang Jawa Timur, pada tanggal 12-15 Juli 2000.
Karena ucapannya yang terlalu menghina dan sangat jorok, sebenarnya sangat berat untuk mengutip ungkapan Imam LDII itu. Namun, bila tidak dikutip ungkapan tersebut seutuhnya, maka pembahasan ini pun tidak akan bisa memberi gambaran yang jelas kepada para pembaca. Mudah-mudahan pengutipan kata-kata yang sangat jorok ini diampuni oleh Allah SWT, karena adanya keperluan dalam pembahasan agar terungkap secara tepat. Berikut ini kutipan ungkapan Imam LDII dalam teks yang berjudul Rangkuman Nasehat Bapak Imam di CAI Wonosalam. Pada poin ke-20 (dari 50 poin dalam 11 halaman):
  

Selasa, 14 Agustus 2012

Email dari Mantan LDII

LDII/ISLAM JAMAAH
Kamis, 3 Maret 2011

Dari: ------@gmail.com

Assalamu’alaikum Warohmatulloh wabarokatuh.

Mohon maaf pak ustad nama saya Ibnu ..., saya mantan jamaah LDII yang sudah menyadari kesesatan ajaran Islam Jamaah LDII, saya memang masih aktif mengikuti pengajian di LDII karena saya tinggal di dekat masjid LDII, tapi HATI saya sudah sangat jauh dengan pemahaman yang ada di Islam Jamaah/LDII.

Beberapa tahun belakangan ini semakin banyak orang yang menyadari kesesatan di LDII/Islam Jamaah, termasuk saya pribadi, kalo teman2 yang lain sudah bertaubat dengan cara membuat Blog di internet seperti yang ada di WWW.WASPADA354.COM dan Alhamdulillah banyak jamaah LDII yang menyadari kesesatan yang ada di Islam Jamaah/LDII sehingga saat ini banyak yang sudah meninggalkan Faham Islam Jamaah/LDII tersebut.

Dengan semakin banyaknya jamaah LDII yang keluar dari LDII, termasuk wakil Amirnya Bapak Mauludin Abdulloh Mabrur, sekarang Pengurus KEIMANAN/AMIR ISLAM JAMAAH ABDUL AZIZ SULTHON AULIA semakin gencar nasehat kepada Jamaah LDII yang masih aktif agar tidak keluar dari Islam Jamaah, Karena kalo tetap menetapi memerlukan mempersungguh Qur’an Hadits Jamaah pasti mati Masuk SURGA, tapi sebaliknya kalo keluar jamaah LDII mati sewaktu-waktu pasti masuk Neraka.

Yang perlu bapak ketahui adalah bahwa Islam Jamaah sampai saat ini belum mewujudkan paradigma baru yang dicanangkan oleh Pengurus DPP LDII, DEMI ALLOH LDII/ISLAM JAMAAH SAMPE SAAT INI MASIH SEPERTI YANG DULU, MASIH VER-AMIR YAITU ABDUL AZIZ SULTHON AULIA, MASIH BERBAIAT DAN MASIH MENGANGGAP ORNAG DI LUAR JAMAAH LDII ADALAH ORANG KAFIR, DAN ILMU QUR’AN HADITS YANG TIDAK MANGKUL DARI ULAMA LDII ADALAH ILMU SESAT/RODDUN. MAAF NANTI DISAMBUNG LAGI. TERIMAKASIH.