P r o f i l

Profil Ar-Risalah i n s t i t u t e

Pusat Kajian dan Dakwah Islam

Pendahuluan
Sejarah mencatat bahwa Muhammad bin Abdullah lahir kemudian diutus sebagai Nabi dan Rasul dengan membawa Al-Qur’an sebagai Risalah Ilahi untuk seluruh umat manusia. Kehadiran Islam sebagai sebuah agama ditujukan untuk meluruskan kembali ajaran Nabi dan Rasul sebelumnya yang telah diselewengkan dan disalahgunakan oleh orang-orang pada zaman itu.
Meskipun pada awalnya Islam hanya diterima oleh sebagian kecil umat manusia pada masa Rasulullah, akan tetapi kemudian setelah Hijrah ke Madinah Rasulullah berhasil mendirikan Negara Islam dan menyebarkannya ke seluruh pelosok dunia.
Di tengah perjalanan kejayaan Islam, orang-orang yang selalu menggerogoti tetap saja ada. Di antaranya dengan kemunculan orang-orang yang mengaku sebagai Nabi baru di akhir hidup Rasulullah SAW. Hal itu berlanjut pada masa Khulafaur Rasyidin dengan munculnya berbagai aliran pemikiran dan keagamaan baru yang menyimpang dari hakikat ajaran Islam.
Aliran-aliran pemikiran dan keagamaan tersebut sampai saat ini terus bermunculan. Bahkan, Indonesia menjadi lahan subur bagi tumbuh dan berkembangnya aliran-aliran keagamaan. Hal itu seiring dengan kondisi sosiologis, dan cultural masyarakat Indonesia sebagai negara yang majemuk. Sehingga di beberapa daerah muncul berbagai keyakinan serta gerakan pemikiran dan keagamaan.
Dari masa ke masa pemerintahan Republik Indonesia, selalu dihadapkan pada persoalan aliran dan gerakan keagamaan yang seringkali bermunculan. Mulai dari DI/TII-NII; Islam Jamaah/Darul Hadist, Darul Arqom, NII KW-IX, NII Fillah, Islam Murni, Al-Haq, Millah Ibrahim, KOMAR /Komunitas Millah Abraham/Surga Eden, Hidup di Balik Hidup, Salafi Jihadis, kelanjutan NII KW9 terkait Ma’had Al Zaytun dan lain-lain.
Data Kementerian Agama RI mencatat sekitar 309 aliran keagamaan dalam Islam yang ada di Indonesia. Fakta ini tentunya harus disikapi oleh umat Islam di Indonesia sebagai Negara berpenduduk Muslim terbanyak di dunia. Tidak sedikit dari aliran-aliran yang sangat banyak itu ajarannya menyimpang dari Islam yang sebenarnya. Dan hanya sedikit lembaga yang concern menanganinya secara serius, berkesinambungan, dan komprehensif. Meskipun semua sepakat bahwa merupakan sebuah kewajiban setiap muslim untuk menjaga kemurnian aqidah dan ajaran Islam.
Berdasarkan realita inilah maka Ar-Risalah Institute hadir sebagai salah satu lembaga yang insya Allah akan focus bersama lembaga-lembaga serupa lainnya dalam menangani berbagai aliran yang diindikasi menyimpang dari ajaran Islam.

Ar-Risalah institute didirikan sebagai bentuk kepedulian umat Islam terhadap semakin maraknya kemunculan dan perkembangan aliran-aliran dalam Islam yang ajarannya diindikasikan telah menyimpang dari ajaran Islam yang murni. 


Lembaga ini diresmikan pada awal tahun 2012. Untuk sekarang ini, informasi kami bisa diakses di blog : www.arrisalah-institute.blogspot.com.